== S Y A R I E F —- D A Y A N ==

Masukan dari Mei 2008

BBM NAIK

Mei 27, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sabtu 24 Mei 2008 pukul 00.24 WIB, aku lagi menikmati makan malam yang terlanjur telat akibat kesibukan. Ayam goreng di sebuah warung pecel lele di jalan Yos Sudarso Rumbai, Pekanbaru, Riau. Rasanya enak, apalagi didukung dengan rasa lapar yang sedari tadi mengikutiku.

Makin Pusing

Potongan ayam lumayan besar, ditambah nasi uduk, membuat selera makan bertambah. Satu porsi nasi uduk tambahanpun masuk ke dalam perut. Harganya cukup terjangkau Rp 10 ribu.
Tapi apakah besok aku bisa menikamti porsi ayam goreng ini dengan harga yang sama. Si pemilik warung saat ditany amengaku bingung. ”Kalau nggak naik dedel duwel (babak belur). Tapi kalau naik pelanggan bisa kabur. Bingung dan makin tambah pusing,” ungkapnya lugu.
Wajar saja kekhawatiran saya dan kebingungan sang pemilik warung. Pasalnya baru saja tepat pukul 00.00 tadi, Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 28.7 persen. Harga Bensi yang sebelumnya Rp 4.500, dipatok menjadi Rp 6.000 perliternya. Solar dari Rp 4.300 menjadi Rp 5.500. Dan sang primadona masyakarat kelas bawah yakni si Minah alias Minyak Tanah naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500.

Sebelum kenaikan BBM terjadi, harga kebutuhan pokok sudah duluan melejit bak roket yang baru saja lepas landas.
Memang muncul kontroversi yang tidak aku mengerti. Katanya kenaikan harga BBM ( yang konon katanya karena  akibat kenaikan harga minyak dunia) adalah untuk menutup subsidi yang terus membengkak. Bahkan sang wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kenapa kenaikan BBM harus di demo. “Justru dengan melakukan demo malah melindungi orang kaya. Karena merekalh yang paling menikmati BBM bersubsidi” ungkapnya.

Namun disisi lain, kenaikan harga BBM jelas mencekik masyarakat kaum marginal. Bayangkan saja, sebelum harga BBM naik, harga kebutuhan pokok sudah curi start. Apalagi BBM jelas naik. Bakal meroketlah harga-harga tersebut. ”Bingung, pusing, babak belur dan dedel duwel,” seperti yang diungkapkan si pemilik warung pecel lele tempat saya makan.

Saya langsung berfikir, Seandainya setiap warga negara Indonesia punya kesadaran, ditambah lagi dengan ketegasan dari pemerintah tentang BBM, mungkin masalah subsidi masih bisa diatasi. Misal, bagi kendaraan yang usianya kurang dari 5 tahun, maka tidak dikenakan subsidi saat membeli BBM. Sementara untuk kendaraan usia 5-10 tahun, diberi subsidi 50 %. Dan diatas 15 tahun maka akan diberi subsidi 100 %. Subsidi 100 persen ini termasuk angkutan umum, ambulance, mobil polisi, tentara dan kendaraan yang digunakan untuk kegiatan sosial. Bagi kendaraan industri tidak dikenakan subsidi, sementara bagi kendaraan plat merah kena subsidi maksimal 50 persen.

Tapi ini memang bukan pekerjaan mudah, karena bagaimanapun juga ada masyarakat yang melakukan peluang untuk mencari untung. Kuncinya yaitu tadi, ada kesadaran masyarakatnya serta ketegasan pemerintah. Amin.

Kategori: CATATAN-Koe

KECEPATAN 2

Mei 23, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

PANAVIA TORNADO

Termasuk pesawat tempur cepat, karena mampu menembus kecepatan hingga 2.337 km/jam. Panavia juga termasuk jenis pesawat SWING WING alias bisa melipat sayapnya

MIG – 29

Mampu terbang lebih cepat dari Panavia Tornado. MIG – 29 mampu melesat hingga kecepatan 2.445 km/jam. Termasuk pesawat jenis supersonik dan hanya berisikan satu orang di cokpit.

EUROFIGHTER TYPHOON

Hanya mampu melesat dengan kecepatan maksimal 2.125 km/jam. Namun jenis ini memiliki keunggulan yakni llincah dalam melakukan manuver.

F -22 RAPTOR

Mampu melesat hingga 2.575 km/jam

LOCKHEED SR - 71 BLACKBIRD

Merupakan pesawat tercepat didunia saat ini (2008). Mampu terbang dengan kecepatan hingga tiga kali kecepatan suara atau mampu melesat hingga kecepatan maksimal 3.530 km/jam

Kategori: PESAWAT TERBANG

KECEPATAN

Mei 22, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

F-4 Tom Cat

Memiliki 2 mesin dan mampu melesat sampai kecepatan lebih 2.400 km/jam. Termasuk jenis pesawat SWING WING (bisa melipat sayap). Berisikan dua kru yakni pilot dan operator senjata.

FA-18 Hornet

Memiliki 2 mesin dan mampu menembus kecepatan maksimal 1.814 km/jam. Untuk jenis ini ada yang berisikan satu kru saja dan ada yang berisikan dua kru.

Kategori: NEWS

Mei 7, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

SINGKATAN Dan ARTI KODE PESAWAT

Pernah dengar pesawat F-16 Fighting Falcon, F/A-22 Raptor, F/A-18 Hornet, V-22 Osprey atau C-130 Hercules, dan lain-lain? Pesawat-pesawat tersebut tidak lain adalah pesawat militer Amerika Serikat. Pernahkah terpikir oleh anda apa arti dari “F/A”, “18? dan “hornet” tersebut? mari kita bahas.
Di lingkup militer AS, penamaan sebuah pesawat tidak berdasarkan dari nama pabrik atau produsen dari pesawat tersebut.
Militer AS menamakan pesawat2 mereka berdasarkan fungsi dan jenis dari pesawat yang mereka gunakan, misalnya pesawat tempur paling mutakhir F/A-22 Raptor, F=fighter/A=attach yang artinya merupakan pesawat tempur dan serang (fighter&attack) 22=seri pesawat tempur dan “Raptor” merupakan nick atau julukan bagi pesawat tersebut, sedangkan produsennya sendiri adalah Lockheed Martin. artinya pesawat ini berupa pesawat tempur & serang tipe 22 bernama Raptor.
contoh lain misalnya C-17 Globemaster III, C=Carrier/cargo 17=seri pesawat kargo Globemaster III=merupakan nick-nya, produsennya sendiri adalah Boeing. artinya pesawat angkut(carrier/cargo) seri 17 bernama Globemaster III. contoh tadi menunjukan bahwa huruf pertama merupakan jenis/fungsi pesawat, bagian kedua berupa angka yang menunjukan seri dari jenis tersebut dan selanjutnya diikuti nama/nick dari pesawat tersebut.
Ada juga penamaan yang lebih panjang dengan menyertakan jenis/fisik dari pesawat serta nama variannya. misalkan AH-64D Apache Longbow, A=attack H=heliocopter 64=seri D=indikator varian dan “apache longbow” merupakan nama julukannya. ini artinya pesawat ini berbentuk helikopter berfungsi penyerang dan varian ke-”D” bernama Apache longbow.contoh lainnya misalkan CV-22 osprey, merupakan pesawat angkut (“C”) dengan jenis pesawat yang dapat take off dan landing secara vertikal (“V”) seri 22 bernama osprey. untuk lebih jelasnya akan saya uraikan sebagai berikut:

Berdasarkan fungsinya:
A : Attack = serang darat
B : Bomber = pengebom
C : Carrier/Cargo = pengangkut pasukan atau logistik
E : Electronics = pesawat pembawa perangkat elektronik seperti radar dan senjata elektronik
F : Fighter = tempur
K (k=kerosene) :pesawat tanker pengisi bahan bakar di udara
O : Observation = pengamat
P : Patrol = pesawat patroli maritim
R: Reconnaissance = pengintai/mata-mata
T: training = pesawat latih
U : utility = pesawat pelengkap operasi
V : VIP = pesawat khusus untuk orang penting, pejabat atau presiden.
X : Experiment/research = pesawat ujicoba (biasanya kerjasama dengan NASA)

berdasarkan bentuk fisiknya (selain pesawat bersayap/konvensional):
G : Glider = pesawat terbang layang/tanpa mesin
H : Helicopter/rotor wings = helikopter atau pesawat sayap berputar
V : Vertical/short take off and landing = pesawat yang bisa mendarat secara vertikal
Z : Zeppelin = balon udara

jadi apabila anda suatu saat menemukan pesawat bernama KC-767, itu artinya pesawat tersebut berjenis tanker sekaligus kargo, atau tahukah anda nama asli dari pesawat Air Force One? namanya VC-25 yang artinya pesawat angkut/transport VIP. ada kalanya memang suatu pesawat berfungsi ganda sehingga mendapat penamaan dengan dua-tiga huruf di depan seperti RAH-66 (reconnaissance & attack helicopter-66) atau AC-130 (Attack cargo-130=varian hercules untuk transport sekaligus penyerang).
Berbeda dengan AS untuk pesawat tempur keluaran Rusia, penamaan pesawat berdasarkan inisial nama produsennya, seperti Sukhoi Su-27, Mikoyan Gurevich MiG-29 atau Antonov An-124. Lalu bagaimana membedakan jenis dari pesawat ini? dari Rusia-nya sendiri memang tidak menamakan/mengkategorikan secara resmi pesawat buatan mereka, namun pihak NATO biasanya memberi nickname untuk pesawat buatan rusia agar mudah dibedakan berdasarkan jenisnya. untuk pesawat tempur nickname selalu diawali dengan huruf F (maksudnya fighter), misalkan:
Sukhoi Su-17 Fitter
Sukhoi su-24 Fencer
Sukhoi Su-25 Frogfoot
Sukhoi Su-27 Flanker
Mikoyan Gurevich MiG-21 Fishbed
Mikoyan Gurevich MiG-25 Foxbat
Mikoyan Gurevich MiG-29 Fulcrum
Mikoyan Gurevich MiG-31 Foxhound
dll.

Sedangkan untuk pesawat angkut/transport (carrier/cargo), nickname selalu diawali dengan huruf C, misalnya:
Antonov An-2 Colt
Antonov An-22 Cock
Antonov An-124 Condor
Ilyushin Il-76 Candid
dll.

untuk pesawat pengebom (bomber), nickname diawali dengan huruf B :
Tupolev Tu-160 Blackjack
Tupolev Tu-95 Bear
Tupolev-22 Backfire
Ilyushin Il-28 Beagle
dll.

Untuk helikopter, nickname menggunakan awalan H, misalnya:
Mil Mi-5 Hook
Mil Mi-28 Havoc
Kamov Ka-29 Helix
Kamov Ka-50 Hokum
dll.

Memang jika diperhatikan ada beberapa nickname yang terdengar lucu dan agak “maksa”, karena memang bukan diberi nama oleh produsen atau negara asalnya, melainkan oleh NATO yang jelas2 merupakan pihak barat (rival Rusia dan negara2 timur).

Kategori: NEWS

PESAWAT TERBANG

Mei 6, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

F-117A Nighthawk 111 Harga Rp 6,56 trilyun,-

Kategori: PESAWAT TERBANG

Mei 6, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pesawat Sukhoi Su-30 Flanker (tahun 1999) Rp 300 milyar,-

Kategori: PESAWAT TERBANG

Mei 6, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pesawat Pembom B-2 Spirit (tahun 1993) Harga Rp 8,75 Triliun

Kategori: PESAWAT TERBANG

PESAWAT TERBANG

Mei 6, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kategori: PESAWAT TERBANG